CARA MENANGANI KRISIS DAN ISU BAGI SEORANG PR!!!
Konflik dan krisis merupakan sebuah keadaan yang tidak dapat dihindari. Sumber dari konflik dan krisis sangat beragam dan sebagian besar berada dalam konteks masalah internal maupun eksternal. Gesekan antara karyawan dengan manajemen atau pemimpin dengan publik sangat rentan terjadi. Konflik dan krisis yang diantisipasi dapat menghancurkan masa depan suatu organisasi.
Oleh sebab itu, mengenali konflik dan krisis merupakan langkah awal. Langkah lebih lanjut adalah memahaminya dan menerapkan konsep public relation (PR) secara akurat. Artinya, konflik dan krisis memang mustahil dihindari, namun bukan berarti tidak dapat diantisipasi dan diredam. Divisi PR yang baik selalu menyiapkan diri sebagai early warning system. Serta pemadam kebakaran yang baik bagi organisasi.
Untuk memahami sebuah perkara, tentu langkah awal adalah berkenalan. Robbins (2012), mengemukakan pendapatnya. Bahwa konflik adalah suatu proses yang dimulai bila satu pihak merasa bahwa pihak lain telah atau akan mempengaruhi secara negatif. Sementara itu. Suprihanto (2003) berpandangan bahwa konflik adalah ketidaksetujuan antara dua atau lebih anggota organisasi atau kelompok-kelompok dalam organisasi yang timbul. Karena mereka harus menggunakan sumber daya yang langka secara terus bersama-sama. Menjalankan kegiatan bersama-sama atau karena mempunyai status, tujuan, nilai-nilai dan persepsi yang berbeda.
Cara Menangani Krisis dan Isu seorang PR :
1. Identifikasi Penyebab Krisis
2. Akui kesalahan yang telah dilakukan
3. Menekankan track record positif perusahaan.
4. Tunjuk orang untuk menjadi juru bicara, bisa seorang PR
4. Buat perencanaan khusus untuk media sosial
5. Ubah krisis menjadi kesempatan emas.
Komentar
Posting Komentar